Selebgram Julia Prastini atau Jule akhirnya memunculkan diri ke publik setelah berminggu-minggu menjadi sorotan. Ibu tiga anak ini memilih berbicara melalui Instagram Story pada Selasa malam, 20 Januari 2026. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan permintaan maaf atas segala kegaduhan yang terjadi belakangan ini.
Jule muncul setelah cerai menjadi momen yang di nantikan banyak warganet. Pasalnya, perceraiannya dengan Na Daehoon pada 30 Desember 2025 meninggalkan banyak pertanyaan. Di tambah lagi, berbagai isu perselingkuhan hingga tuduhan KDRT terus menghiasi pemberitaan tentang dirinya.
Pernyataan Jule Mengakui Kesalahan
Jule memulai pernyataannya dengan sapaan hangat kepada para pengikutnya. Ia tidak mengelak dari berbagai kesalahan yang telah di perbuatnya selama ini. Sikap rendah hati ini menunjukkan kesediaannya menerima konsekuensi dari setiap pemberitaan.
“Haii semuaa.. Sebelumnya aku minta maaf atas segala kegaduhan yang terjadii, aku mengakui banyak kesalahan yang aku perbuat,” tulis Jule dalam unggahannya.
Selebgram berusia 25 tahun itu juga berterima kasih atas semua komentar yang masuk. Baik komentar positif maupun negatif, ia terima dengan lapang dada. Selain itu, masukan dari warganet sangat ia hargai sebagai bahan introspeksi.
Menariknya, Jule tidak merinci secara detail poin-poin tuduhan yang di layangkan kepadanya. Ia lebih memilih fokus pada langkah ke depan daripada terus membahas masa lalu. Keputusan ini menunjukkan keinginannya untuk segera move on dari berbagai kontroversi.
Keinginan Menjadi Diri Sendiri
Jule menegaskan bahwa keputusan yang ia ambil saat ini tidak terkait masa lalu. Ia ingin memulai lembaran baru tanpa terbebani bayang-bayang kesalahan sebelumnya. Dengan demikian, ia berharap publik memberikan kesempatan untuknya berubah.
“Terlepas dari apapun yang terjadi di masa lalu maupun di masa yang akan datang, tidak ada kaitannya dengan keputusan apapun yang saat ini aku ambil,” jelasnya.
Pernyataan selanjutnya menjadi inti dari pesan Jule kepada publik. Ia memohon izin untuk tetap menjadi dirinya sendiri sambil terus belajar memperbaiki diri. Kalimat ini seolah menjadi deklarasi bahwa ia siap menghadapi kehidupan baru pasca perceraian.
“Izinkan aku menjadi diri sendiri tapi tidak menutup celah untuk aku belajar lebih baik lagi setiap hari,” imbuh Jule.
Permohonan tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian mendukung langkahnya untuk bangkit dari keterpurukan. Namun demikian, tidak sedikit pula yang masih mempertanyakan sikap dan perilakunya selama ini.
Kronologi Perceraian Jule dan Na Daehoon
Pernikahan Jule dengan Na Daehoon di mulai pada tahun 2021. Saat itu, Jule masih berusia 21 tahun sementara Daehoon 27 tahun. Keduanya berpacaran selama lima bulan sebelum memutuskan menikah.
Dari pernikahan tersebut, mereka di karuniai tiga orang anak yaitu Jena, Junho, dan Eunho. Keluarga kecil mereka sempat menjadi idola warganet karena keharmonisan yang terpancar dari konten-konten mereka. Perbedaan budaya Indonesia-Korea justru menjadi daya tarik tersendiri.
Namun demikian, badai menghantam rumah tangga mereka pada November 2025. Na Daehoon mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada 6 November 2025. Alasannya adalah dugaan perselingkuhan yang di lakukan Jule dengan seorang pria bernama Safrie Ramadhan.
Foto-foto Jule tanpa hijab bersama Safrie beredar luas di media sosial. Gambar-gambar tersebut menunjukkan keduanya berpose mesra di dalam lift. Sontak, warganet langsung memberikan hujatan keras kepada Jule.
Proses perceraian berjalan cukup cepat. Pada 30 Desember 2025, Na Daehoon membacakan ikrar talak di pengadilan. Dengan demikian, pernikahan empat tahun mereka resmi berakhir. Hak asuh ketiga anak jatuh ke tangan sang ayah.
Isu KDRT yang Memperkeruh Suasana
Setelah perceraian resmi, drama baru muncul ke permukaan. Beredar tangkapan layar percakapan DM Instagram yang di duga milik Jule. Dalam chat tersebut, ia mengaku menjadi korban KDRT dari mantan suaminya.
“Aku selingkuh ada sebabnya! Sesuai dengan klarifikasi mama aku waktu itu. Daehoon suka KDRT,” tulis Jule dalam pesan yang beredar.
Jule juga menjelaskan alasan selama ini memilih diam. Ia mengaku memikirkan kondisi psikologis ketiga anaknya. Jika ia buka suara dari awal, Daehoon pasti akan mendapat hujatan luar biasa dari publik.
“Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian. Sedangkan aku memikirkan Jena, Junho, dan Eunho,” jelasnya dalam pesan tersebut.
Lebih lanjut, Jule berjanji akan membeberkan bukti-bukti KDRT yang di alaminya. Ia menyatakan tidak pernah mengungkit persoalan tersebut di persidangan demi kesepakatan dengan Daehoon untuk menjaga mental anak-anak.
Na Daehoon Bantah Keras Tuduhan KDRT
Merespons tuduhan tersebut, Na Daehoon langsung angkat bicara. Melalui siaran Broadcast Instagram bertajuk “DAELY POST”, ia membantah semua klaim yang di lontarkan mantan istrinya. Daehoon menyebut narasi KDRT sebagai cerita yang tidak masuk akal.
“Dengan tegas saya sampaikan bahwa informasi terkait KDRT tersebut tidak benar,” tegas Daehoon dalam pernyataannya.
Influencer asal Korea Selatan itu mengakui bahwa dirinya bukanlah manusia sempurna. Meskipun demikian, ia menegaskan tidak pernah melakukan tindakan yang mencoreng martabat terhadap siapapun, termasuk anak-anaknya.
“Saya bukan orang yang sempurna, tapi saya tidak pernah sekalipun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak saya atau siapapun,” ungkapnya.
Pernyataan Daehoon mendapat dukungan luas dari warganet. Banyak yang meragukan klaim KDRT Jule karena hak asuh anak justru jatuh ke tangan Daehoon. Menurut logika mereka, hakim tidak mungkin memberikan hak asuh kepada pelaku kekerasan.
Warganet Ragukan Klaim Jule
Pengakuan Jule soal KDRT justru memicu reaksi kontra dari publik. Warganet mengaitkan bantahan tersebut dengan keputusan pengadilan yang memenangkan Daehoon dalam hak asuh anak. Mereka menilai fakta ini membuat tuduhan KDRT tidak masuk akal.
“Kalo emang KDRT mungkin harusnya seorang ibu bakal memperjuangkan hak asuh anak-anaknya, masa iya nyerahin hak asuh sama ortu yg KDRT,” tulis salah satu akun.
Komentar senada juga bermunculan di berbagai platform media sosial. Warganet mempertanyakan mengapa Jule tidak membawa anak-anak jika memang Daehoon adalah pelaku kekerasan. Logika ini menjadi argumen utama bagi mereka yang meragukan klaim tersebut.
Jule sendiri menjelaskan bahwa ia tidak mengungkit KDRT di pengadilan. Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan dengan Daehoon demi menjaga mental anak-anak. Namun demikian, penjelasan ini tetap tidak memuaskan sebagian besar warganet.
Isu Selingkuh dengan Yuka
Belum selesai kontroversi Safrie Ramadhan, nama Jule kembali terseret isu perselingkuhan lain. Kali ini, ia diduga menjalin hubungan dengan Yuka alias Yusman Kusuma. Yang membuat kasus ini lebih rumit, Yuka merupakan kekasih dari sahabat Jule sendiri, Aliyah Balqis.
TikToker asal Malaysia dengan 4,5 juta pengikut itu membongkar perselingkuhan tersebut melalui video di akunnya. Aliyah tidak menyangka sahabatnya sendiri yang berkhianat. Ia menemukan kontak mencurigakan bernama “Zakie” di ponsel Yuka yang ternyata adalah nomor Jule.
“Allahuakbar, takda orang lain ke… kenapa kawan sendiri yaallah,” tulis Aliyah dengan nada emosional.
Skandal ini meledak pada pertengahan Desember 2025, menambah deretan kontroversi yang menimpa Jule. Tagar seperti #JuleSelingkuh dan #PengkhianatSahabat trending di media sosial. Followers Jule mulai melakukan unfollow massal sebagai bentuk protes.
Yuka kemudian memberikan klarifikasi bahwa hubungannya dengan Jule hanya sebatas teman. Ia mengakui mengganti nama kontak di ponselnya namun menegaskan tidak ada hubungan romantis di antara mereka. Meski begitu, publik tetap skeptis terhadap penjelasan tersebut.
Perubahan Drastis Penampilan Jule
Pascaperceraian, Jule menunjukkan perubahan penampilan yang sangat mencolok. Ia yang sebelumnya dikenal sebagai influencer Muslimah dengan hijab syar’i kini tampil tanpa penutup kepala. Transformasi ini mengejutkan banyak pihak.
Jule pertama kali terlihat tanpa hijab dalam foto bersama Safrie Ramadhan. Kemudian, ia semakin berani menunjukkan penampilannya melalui berbagai unggahan di media sosial. Video Jule berjoget dengan tanktop sempat viral meski langsung dihapus.
Warganet memberikan reaksi beragam terhadap perubahan tersebut. Sebagian menyayangkan keputusannya mengingat latar belakangnya sebagai mantan santri. Sementara itu, yang lain menyerukan agar brand-brand berhenti menggunakan jasanya sebagai endorser.
“Dari yang tertutup banget jadi terbuka banget, kok bisa ya seberani itu,” tulis salah satu komentar.
Tidak berhenti di situ, Jule juga diisukan menghabiskan waktu bersama aktor Jefri Nichol di Bali. Foto-foto keduanya beredar luas meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai hubungan mereka. Spekulasi warganet semakin liar dengan kemunculan rumor ini.
Dampak pada Karir sebagai Influencer
Deretan kontroversi yang menimpa Jule berdampak signifikan pada karirnya. Engagement rate akun Instagram-nya dilaporkan turun drastis hingga 40 persen dalam hitungan hari. Banyak brand endorsement yang memutuskan kontrak kerja sama.
Sebagai influencer, kepercayaan publik merupakan modal utama. Ketika kepercayaan itu rusak, peluang kolaborasi dan endorsement otomatis berkurang. Jule kini menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali reputasinya.
Para ahli industri menilai pemulihan karir influencer kontroversial membutuhkan waktu 6-12 bulan. Kuncinya adalah permintaan maaf yang tulus dan rebranding dengan konten-konten positif. Pernyataan Jule baru-baru ini mungkin menjadi langkah awal menuju rehabilitasi citra.
Nasib Tiga Anak Jule dan Daehoon
Di tengah hiruk-pikuk kontroversi, nasib ketiga anak menjadi perhatian utama. Jena, Junho, dan Eunho kini berada dalam asuhan penuh Na Daehoon. Sang ayah menegaskan tidak akan membatasi hubungan anak-anak dengan ibu kandungnya.
“Hak asuh semuanya di aku, kita udah benar-benar selesai semua,” ungkap Daehoon setelah putusan cerai.
Daehoon menunjukkan sikap dewasa dalam menghadapi perceraian. Ia memilih fokus pada masa depan anak-anak tanpa menyimpan konflik atau dendam. Sikap ini mendapat apresiasi dari publik yang terus memantau perkembangan keluarga tersebut.
Sementara itu, Jule sempat terlihat menemui anak-anaknya di playground bersama keluarga mantan suami. Momen tersebut terekam dan viral di TikTok. Meski sudah bercerai, kedua pihak tampaknya masih menjaga hubungan baik demi kepentingan anak-anak.
Harapan untuk Masa Depan
Pernyataan Jule yang meminta izin menjadi diri sendiri menjadi titik awal baru dalam hidupnya. Ia menyadari banyak kesalahan yang telah diperbuat namun tidak ingin terus terpuruk. Keinginan untuk belajar dan memperbaiki diri patut diapresiasi.
Publik kini menunggu langkah konkret Jule ke depannya. Apakah ia akan membuktikan kata-katanya dengan perubahan nyata atau justru kembali terlibat kontroversi. Waktu yang akan menjawab semua pertanyaan tersebut.
Yang pasti, kasus Jule menjadi pelajaran berharga tentang konsekuensi dari setiap tindakan di era media sosial. Setiap keputusan pribadi berpotensi menjadi konsumsi publik. Oleh karena itu, kebijaksanaan dalam bersikap sangatlah penting bagi siapapun yang hidup di sorotan kamera.